Senin, 08 Juni 2009

SURYA SEMAKIN MEMUDAR

Kasihku..!
surya semakin memudar di cakrawala citaku
bayangan-bayangan kelam terbit diufuk fajarnya
nun jauh direlung hati,
takjubku cemerlang
berselimut nada asing yang nian sumbangnya
Kasihku..!
sedang hidup menuntut keberanian, ketabahan
untuk tetap berpijak dan menghaturkan sedikit bakti
sebab, dibumi ku
terkadang dosa nan nista nampak menjadi begitu indah,
begitu menggiurkan
oleh gelora birahi yang menuntut lepas kekangnya
mencumbu rasa dalam khayal
dan berlari kedalam mimpi-mimpi
dan aku takut terjerembab kedalam lembah nistanya
Kasihku...!
walau rona diri kini, hanya sebuah bayangan samar,
tak dimengerti
namun dibaliknya bertahta budaya insani
bak potret alam menjelang fajar
begitu dingin dan kaku
tapi dalam pelukannyalah sang surya terlena
Kasihku...!
dan alam yang membentang luas tanpa batas
menjadikan diri setitik debu
hidup dan mati semakin sukar tuk dimengerti
Kasihku...!
dari suara yang pernah keluar dari lubuk hati yang paling kecil
suara yang paling akhir
suara yang paling tak terdengar
kujeritkan harap
berilah aku semangat
tuk mengubah puisi ini tak semata milik jiwa
cinta yang bergelora
yang menghembuskan bayu nafsunya
membenihi ghairah dikehidupan
menyemburkan keringat menyuburi bumi persada
ku ingin mereguk nikmat bahagia disisimu
tetapi,
andai ada sebuah jalan lain yang tanpa teriring dosa
kupilih yang ini
sebab aku telah terjerembab
kedalam sebuah lembah tanpa dasar
yang sepi oleh rasa dan tangis
hanya keragu-raguan yang menghalangi setiap langkah
untuk mencoba bangkit
Kasihku...!
mimpi ini teramat panjang
membelenggu, tak terpisah
dan maukah kau mengerti
alam ini telah menyisihkan aku dari sisimu
walau besar hasrat memberontak
Kasihku...!
yang ku tahu kini, aku berdiri
tapi, entah dimana
(26 April 1979)

Pesona duka telah akrab liwat suasana bathinnya, ia hanya bisa bicara dengan dirinya sendiri betapa ia bisa menikmati cinta itu utuh dan tak terbagi. Ia mengerti bahwa ia semakin jauh kini dengan si gadis, tapi semakin dekat melekat dihatinya. Ia ingin berada ditempat yang tidak ada keinginan lain selain keinginannya untuk memberikan apa saja untuk kebahagiaan sang gadis, ia semakin tak peduli ......, ia mau lari dan sembunyi kedasar hati yang paling jauh, paling tak terbaca oleh siapapun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar