Kumbang- kumbang kecil
menyelinap diantara bunga-bunga anganku
menatap pagi
bak petani menyandang cangkul dipundak
sebab bumi
dan sajak yang kupijak,
selalu saja, aku melihat wajahmu kembali
ketika tertawa dan senyum
kau pasti menyimpan duka
kau selalu saja tambah setia mendekapku
aku ingin kita aman bicara
dan leluasa mengeluarkan isi hati
tapi, selalu pula
aku ingin kau tak terbagi
iri... dan cemburu .....
aku harus berhenti mengenang mu
dan memandang hari lebih baik
Kumbang-kumbang kecil
menyelinap antara bunga-bunga mimpiku
menyambut pagi
bak petani mengayun cangkul
(agus.79)
Apakah ia akan dapati kebahagiaan atau kesengsaraan karena cintanya itu, ia tak punya pilihan apa-apa lagi, kecuali yang dia tau bahwa ia sedang mencinta.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar