sejenak melupakan angan
Pemisahan ini dilakukan untuk menjelaskan bahwa setelah ia pernah mencoba berlari dari diri si gadis dan mencoba melupakannya dengan memilih gadis lain yaitu si kecil dari palembang, namun kemudian akhirnya ia sadar betul bahwa tak mungkin hal itu dapat ia lakukan. Ia kembali pada cintanya dengan satu kepastian, bahwa ia hanya punya cinta itu saja, sebuah cinta yang sungguh-sungguh, indah dan teramat agungnya. Ia tak peduli akankah si gadis mau menerimanya atau menolaknya............, ia siap menerima apapun akhirnya itu
Ini adalah Sajak-sajak tentang Cinta yang tak pernah terselesaikan. Disampaikan oleh seseorang yang katanya mau jadi penyair :
Tapi, sajak-sajak ku
bukan sajak murahan
seperti yang ada dikoram-koran
dibaca orang
dan jadi barang loakan
Sajak-sajak ku hanya untuk istriku
yang tak pernah baca sajak di koran-koran
juga yang tak pernah mau baca sajak-sajak ku
Sajak-sajak ku adalah sajak yang paling benar
atau yang paling berhasil sebagai sajak
itu kataku
sebab istriku tak pernah mau menjadi istriku
apalagi sebagai pacar
Padahal sajak-sajak ku
adalah sajak-sajak cinta
yang paling jujur dan paling setia
Tapi
Sajak-sajak ku toh....
Tetap sebagai sajak
kalau bukan
bukankah aku gagal jadi penyair
padahal aku adalah penyair
tapi..,
toh.... tak perlu orang lain tahu
kalau istriku juga tidak tahu
(tanpa tanggal)
Akan kemanakah puisi cintanya itu ia bawa, sepertinya ia yakin suatu saat entah kapan..., ia akan bersama dengan sang gadis pujaannya, sepertinya tak ada lagi kekuatan yang dapat memisahkan dirinya dengan gadis pujaannya itu. Sedang hubungannya dengan si kecil dari Palembang nampaknya juga telah berakhir sejak ia menceritakan dalam surat-surat yang dikirimnya kepada si kecil itu tentang cintanya kepada si gadis pujaan hatinya dan kemudian dalam surat balasan si kecil dari Palembang, si kecil itu mendoakan agar kelak ia hidup bahagia dengan si gadis.
Cintanya telah besemi kokoh dan dalamnya tak kan ada lagi yang mampu mengusiknya....., Ia cinta..., ia rindu... ia sepi..., tapi ia mendapatkannya dari sinar mata si gadis. Maka ia hanya ingin agar gadis itu bahagia ....... tak peduli lagi, apapun ia akan berikan buat gadis pujaan hatinya itu. Ia tampak mulai tegar menghadapi kenyataan dirinya, ia sepertinya telah siap akan apa yang kemudian dihadapinya........,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar